Barcelona mengawali perjuangan mempertahankan gelar LaLiga dengan penampilan luar biasa. Bertandang ke Estadio Martínez Valero menghadapi Elche pada Minggu, 23 Agustus 2026, Blaugrana berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 5-0.
Hasil ini menjadi pernyataan awal Barcelona dalam upaya mengejar gelar LaLiga untuk ketiga kalinya secara beruntun. Lima gol Barcelona dicetak oleh Raphinha yang menyumbang dua gol, Karim Adeyemi, serta Fermín López yang juga membukukan dua gol.
Barcelona tidak hanya menang dari sisi skor. Tim asuhan Hansi Flick juga memperlihatkan efektivitas serangan, kemampuan melakukan tekanan, serta kualitas pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Raphinha Buka Keunggulan Barcelona
Barcelona tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk membuka pertahanan Elche. Pada menit ke-14, Raphinha berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti.
Penalti diberikan setelah Víctor Chust melakukan pelanggaran terhadap Raphinha di dalam kotak terlarang. Pemain Brasil tersebut kemudian menjalankan tugasnya dengan tenang untuk membawa Barcelona unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Barcelona semakin percaya diri. Elche mencoba memberikan respons, tetapi tekanan tinggi dan sirkulasi bola cepat dari tim tamu membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.
Barcelona kemudian mendapatkan gol kedua tepat sebelum babak pertama berakhir.
Adeyemi Cetak Gol pada Debutnya
Karim Adeyemi memberikan awal yang sempurna dalam pertandingan kompetitif pertamanya bersama Barcelona. Pemain baru asal Jerman tersebut mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama setelah menerima rangkaian umpan yang membuat pertahanan Elche kehilangan keseimbangan.
Gol Adeyemi pada menit ke-45+3 membawa Barcelona memasuki ruang ganti dengan keunggulan 2-0.
Keunggulan tersebut menjadi sangat penting karena Barcelona berhasil mengontrol pertandingan sejak babak pertama. Elche membutuhkan perubahan besar jika ingin membalikkan keadaan pada paruh kedua.
Namun, situasi justru semakin sulit bagi tim tuan rumah.
Raphinha Tambah Gol pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Barcelona tetap mempertahankan intensitas permainan. Elche mencoba bermain lebih agresif, tetapi langkah tersebut justru membuka ruang bagi para pemain menyerang Barcelona.
Pada menit ke-67, Raphinha kembali mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Gol kedua pemain Brasil tersebut semakin mempertegas dominasinya dalam pertandingan. Raphinha menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam kemenangan besar Barcelona, bukan hanya karena dua gol yang dicetaknya, tetapi juga kontribusinya dalam membangun serangan.
Dengan skor 3-0, Barcelona sudah berada dalam posisi sangat nyaman.
Fermín López Lengkapi Pesta Gol
Barcelona belum berhenti menyerang meskipun sudah unggul tiga gol.
Hanya empat menit setelah gol kedua Raphinha, Fermín López ikut mencatatkan namanya di papan skor. Pemain muda tersebut mencetak gol pada menit ke-71 sehingga Barcelona unggul 4-0.
Fermín kembali mencetak gol pada menit ke-79. Brace tersebut sekaligus melengkapi pesta gol Barcelona menjadi 5-0.
Lima gol tanpa balas menunjukkan betapa efektifnya permainan Barcelona sepanjang pertandingan. Elche praktis tidak mampu menemukan jawaban terhadap tekanan dan variasi serangan yang diberikan tim tamu.
Peran Anthony Gordon Jadi Pembeda
Salah satu cerita menarik dari pertandingan ini adalah dampak Anthony Gordon setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Gordon masuk pada babak kedua dan hanya membutuhkan beberapa menit untuk memberikan kontribusi besar. Pemain tersebut memberikan assist untuk gol kedua Raphinha dan kemudian kembali menciptakan peluang yang berujung pada gol Fermín López.
Kontribusi tersebut memperlihatkan kedalaman skuad Barcelona. Hansi Flick tidak hanya mengandalkan pemain yang sejak awal berada di lapangan, tetapi juga mempunyai opsi dari bangku cadangan yang mampu memberikan perubahan signifikan.
Kondisi ini menjadi modal penting bagi Barcelona untuk menghadapi kompetisi panjang musim 2026/27.
Barcelona Tampil Dominan
Kemenangan 5-0 tersebut memperlihatkan beberapa aspek positif dari permainan Barcelona.
Salah satunya adalah kemampuan mereka melakukan tekanan dan segera memanfaatkan kesalahan lawan. Barcelona juga mampu bergerak cepat ketika mendapatkan ruang di area pertahanan Elche.
Selain itu, lini serang Barcelona menunjukkan efektivitas yang sangat tinggi. Lima gol berhasil diciptakan tanpa satu pun balasan dari Elche.
Reuters mencatat bahwa kemenangan tersebut menjadi awal yang sangat kuat bagi Barcelona dalam mempertahankan gelar LaLiga. Raphinha menjadi pemain utama dengan dua gol, sementara Adeyemi dan Fermín López juga ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Kekhawatiran Barcelona: Cedera Gavi
Di balik kemenangan besar tersebut, Barcelona mendapatkan sedikit kekhawatiran terkait kondisi Gavi.
Gelandang tersebut mengalami masalah pada lutut kanannya menjelang akhir babak pertama dan harus meninggalkan lapangan. Hingga laporan terbaru setelah pertandingan, belum ada kepastian final mengenai tingkat keparahan cederanya.
Kondisi Gavi tentu menjadi sesuatu yang akan diperhatikan Barcelona. Jadwal panjang musim baru menuntut kedalaman skuad, sehingga kehilangan pemain penting akibat cedera dapat menjadi persoalan jika berlangsung lama.
Flick tentu berharap masalah tersebut tidak serius dan Gavi dapat segera kembali memperkuat tim.
Rekor Pertemuan Semakin Memihak Barcelona
Kemenangan 5-0 ini juga memperpanjang dominasi Barcelona atas Elche.
Menurut data pertandingan Barcelona, kedua tim telah bertemu sebanyak 16 kali sejak 2011 di berbagai kompetisi. Barcelona memenangkan 15 pertandingan dan hanya sekali bermain imbang tanpa pernah mengalami kekalahan dari Elche dalam periode tersebut.
Dalam lima pertemuan terakhir, Barcelona juga mencatat hasil sempurna. Selain kemenangan 5-0 kali ini, Barcelona sebelumnya menang 3-1, 3-1, 4-0, dan 3-0.
Statistik tersebut memperlihatkan betapa sulitnya Elche menghadapi Barcelona.
Awal Sempurna untuk Barcelona
Hasil 5-0 menjadi awal yang sangat positif bagi Barcelona dalam perjalanan mempertahankan gelar LaLiga.
Raphinha menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol, Fermín López juga membukukan brace, sementara Adeyemi langsung mencetak gol dalam debutnya. Anthony Gordon pun memberikan dampak instan setelah masuk dari bangku cadangan.
Barcelona memperlihatkan bahwa mereka memiliki banyak sumber ancaman di lini depan.
Bagi Elche, kekalahan ini tentu menjadi pelajaran penting. Mereka harus segera memperbaiki organisasi pertahanan dan meningkatkan kemampuan menghadapi tekanan tinggi apabila ingin mendapatkan hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Kesimpulan
Elche 0-5 Barcelona menjadi hasil yang sangat meyakinkan bagi Blaugrana dalam pertandingan LaLiga 2026/27.
Raphinha membuka kemenangan melalui penalti pada menit ke-14 sebelum Adeyemi menggandakan keunggulan menjelang turun minum. Setelah jeda, Raphinha kembali mencetak gol, kemudian Fermín López menyempurnakan kemenangan dengan dua gol tambahan.
Kemenangan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Barcelona siap mempertahankan gelar. Namun, kondisi Gavi tetap menjadi perhatian setelah sang gelandang mengalami masalah pada lutut menjelang akhir babak pertama.
Dengan kemenangan 5-0 tersebut, Barcelona membawa pulang tiga poin sekaligus modal kepercayaan diri besar untuk melanjutkan perjalanan panjang di LaLiga musim 2026/27.





















