Media Malaysia Kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC, Rumor Transfer Mulai Menghangat
Masa depan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, kembali menjadi bahan perbincangan publik sepak bola Asia Tenggara. Kali ini, media Malaysia mulai mengaitkan pemain FC Twente tersebut dengan salah satu klub terbesar di Negeri Jiran, Selangor FC.
Rumor tersebut pertama kali mencuat melalui media sepak bola Malaysia, Palatao Bola, yang menyinggung kemungkinan adanya hubungan antara Mees Hilgers dengan lingkungan klub berjuluk Gergasi Merah tersebut. Spekulasi itu langsung menyita perhatian suporter Indonesia maupun Malaysia karena status Mees sebagai salah satu pemain andalan Timnas Indonesia yang saat ini masih bermain di kompetisi elite Eropa.
Dalam unggahan akun Instagram @palatao_bola, disebutkan bahwa Selangor FC sempat dikaitkan dengan Mees Hilgers setelah klub tersebut melepas Safuwan Baharudin ke Liga Singapura. Kehilangan salah satu pemain bertahan senior membuat Selangor disebut sedang mencari tambahan kekuatan di lini belakang.
“Bek Indonesia pernah dikaitkan dengan Selangor setelah Safuwan Baharudin dikirim ke Liga Singapura. Mees ada hubungan baik dengan mantan pelatih akademi FC Twente Abdi Hassan dan rekan setimnya Omid Musawi yang kini di Selangor,” tulis akun tersebut.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub maupun sang pemain, rumor ini langsung berkembang luas di media sosial. Banyak pendukung Selangor FC mulai membayangkan duet lini belakang yang lebih solid jika Mees benar-benar bergabung ke Liga Super Malaysia.
Di sisi lain, publik Indonesia juga cukup terkejut dengan munculnya rumor tersebut. Pasalnya, Mees Hilgers selama ini dikenal sebagai pemain yang masih memiliki prospek besar di Eropa bersama FC Twente.
Bek kelahiran Amersfoort, Belanda, itu memang menjadi salah satu pemain diaspora paling menonjol yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini. Setelah resmi memperkuat skuad Garuda, Mees langsung mendapat perhatian besar berkat pengalaman bermainnya di Eredivisie, kasta tertinggi sepak bola Belanda.
Bersama FC Twente, Mees berkembang menjadi bek tengah modern yang memiliki kemampuan membaca permainan, duel udara kuat, dan distribusi bola yang baik. Penampilannya di kompetisi Eropa membuat namanya beberapa kali dikaitkan dengan klub-klub yang lebih besar.
Namun hingga kini, masa depan Mees bersama FC Twente masih belum sepenuhnya jelas. Kontraknya bersama klub asal Belanda tersebut diketahui berlaku hingga 30 Juni 2026. Situasi itulah yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi mengenai langkah karier berikutnya.
Belum adanya kabar resmi mengenai perpanjangan kontrak membuat rumor transfer mulai bermunculan, termasuk isu ketertarikan dari Selangor FC. Meski secara kualitas Liga Malaysia masih berada di bawah Eredivisie, hubungan personal dan proyek sepak bola yang ditawarkan disebut menjadi faktor yang membuat rumor tersebut berkembang.
Salah satu nama yang dianggap menjadi penghubung antara Mees dan Selangor adalah Omid Musawi. Pemain asal Afghanistan tersebut pernah menimba ilmu di akademi FC Twente sebelum akhirnya berkarier di Malaysia bersama Selangor FC.
Selain itu, keberadaan Abdi Hassan yang pernah menjadi bagian dari lingkungan akademi FC Twente juga disebut memiliki hubungan baik dengan Mees Hilgers. Faktor kedekatan personal inilah yang memunculkan spekulasi bahwa Selangor memiliki jalur komunikasi yang cukup dekat dengan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Walaupun begitu, banyak pihak menilai peluang Mees Hilgers pindah ke Malaysia masih cukup kecil. Usianya yang masih muda serta kualitas yang dimilikinya membuat banyak pengamat yakin bahwa Mees masih layak bermain di kompetisi Eropa.
Terlebih lagi, performa Mees bersama FC Twente terbilang cukup konsisten dalam beberapa musim terakhir. Ia bahkan menjadi salah satu pemain penting di lini pertahanan klub tersebut dalam persaingan Eredivisie.
Namun dalam dunia sepak bola, situasi transfer memang sering kali sulit diprediksi. Faktor kontrak, peluang bermain, proyek klub, hingga pertimbangan finansial bisa memengaruhi keputusan seorang pemain.
Selangor FC sendiri bukan klub sembarangan di Asia Tenggara. Klub yang bermarkas di Shah Alam tersebut merupakan salah satu tim paling sukses dalam sejarah sepak bola Malaysia.

Selangor memiliki koleksi trofi yang sangat banyak, termasuk 33 gelar Piala Malaysia, tujuh gelar liga, lima Piala FA Malaysia, dan delapan trofi Community Shield. Status tersebut membuat Selangor tetap menjadi klub besar dengan basis suporter yang sangat kuat.
Bagi publik Indonesia, nama Selangor juga memiliki hubungan emosional tersendiri. Klub tersebut pernah diperkuat legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, pada periode 2005 hingga 2007.
Sosok yang akrab disapa Bepe itu tampil luar biasa bersama Selangor dengan torehan 63 gol selama memperkuat klub tersebut. Bahkan, Bambang Pamungkas berhasil membantu Selangor meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Liga Perdana Malaysia, Piala FA Malaysia, dan Piala Malaysia pada 2005.
Kesuksesan Bepe membuat nama Selangor cukup dekat dengan hati pencinta sepak bola Indonesia. Tidak sedikit suporter Tanah Air yang masih mengingat kiprah luar biasa sang legenda saat bermain di Malaysia.
Namun Selangor juga pernah mengalami pengalaman pahit saat menghadapi klub Indonesia di level Asia. Dalam ajang AFC Champions League Two 2025/2026, Selangor sempat unggul dua gol atas Persib Bandung sebelum akhirnya kalah dramatis dengan skor 2-3.
Kemenangan comeback Persib Bandung di Stadion MBPJ menjadi salah satu pertandingan yang cukup membekas bagi suporter kedua tim. Kekalahan tersebut membuat nama Selangor kembali ramai diperbincangkan di Indonesia.
Kini, rumor kedekatan Mees Hilgers dengan Selangor FC semakin membuat hubungan sepak bola Indonesia dan Malaysia kembali menjadi sorotan. Walaupun masih bersifat spekulasi, isu tersebut cukup menarik perhatian karena melibatkan salah satu pemain penting Timnas Indonesia.
Bagi Timnas Indonesia sendiri, keberadaan Mees Hilgers menjadi aset penting dalam proyek jangka panjang skuad Garuda. Kemampuannya di lini belakang memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas pertahanan tim nasional.
Karena itu, banyak suporter Indonesia berharap Mees tetap bertahan di Eropa agar terus berkembang di level kompetisi yang lebih tinggi. Bermain di liga yang kompetitif dinilai akan membantu perkembangan kualitasnya sebagai pemain internasional.
Meski demikian, rumor transfer adalah bagian yang tidak terpisahkan dari dunia sepak bola modern. Selama belum ada keputusan resmi dari FC Twente maupun Mees Hilgers sendiri, spekulasi seperti ini kemungkinan masih akan terus berkembang.
Apalagi jendela transfer musim panas 2026 diperkirakan akan menghadirkan banyak kejutan, termasuk kemungkinan perpindahan sejumlah pemain Asia Tenggara yang mulai mendapat perhatian lebih besar di level internasional.
Untuk saat ini, fokus utama Mees Hilgers kemungkinan tetap bersama FC Twente dan Timnas Indonesia. Namun rumor yang mengaitkannya dengan Selangor FC menunjukkan bahwa nama pemain diaspora Indonesia kini semakin diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.

















