• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Jumat, September 11, 2026
CERMIN DUNIA
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    Prediksi Tottenham vs Everton: Duel Sengit di Premier League

    Prediksi Tottenham vs Everton: Spurs Bidik Kemenangan Perdana di Premier League

    Prediksi Man United vs Sabah: Setan Merah Wajib Menang

    Prediksi Manchester United vs Sabah FK: Setan Merah Wajib Menang

    Barcelona vs Feyenoord: Duel Liga Champions 2026 di Camp Nou

    Barcelona vs Feyenoord, Duel Menarik Liga Champions 2026 di Camp Nou

    Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Pilih Bertahan

    Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Pilih Bertahan di Inter Milan

    Lecce vs AS Roma 0-4: Malen Jadi Bintang Kemenangan Roma

    Lecce vs AS Roma 0-4: Donyell Malen Jadi Bintang Kemenangan Giallorossi

    Barcelona vs Rayo Vallecano: Duel Panas La Liga 2026/27

    Barcelona vs Rayo Vallecano: Duel Panas di La Liga 2026/27

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politics
  • Football
  • BERITA DUNIA
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Travel
  • News
    Prediksi Tottenham vs Everton: Duel Sengit di Premier League

    Prediksi Tottenham vs Everton: Spurs Bidik Kemenangan Perdana di Premier League

    Prediksi Man United vs Sabah: Setan Merah Wajib Menang

    Prediksi Manchester United vs Sabah FK: Setan Merah Wajib Menang

    Barcelona vs Feyenoord: Duel Liga Champions 2026 di Camp Nou

    Barcelona vs Feyenoord, Duel Menarik Liga Champions 2026 di Camp Nou

    Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Pilih Bertahan

    Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Pilih Bertahan di Inter Milan

    Lecce vs AS Roma 0-4: Malen Jadi Bintang Kemenangan Roma

    Lecce vs AS Roma 0-4: Donyell Malen Jadi Bintang Kemenangan Giallorossi

    Barcelona vs Rayo Vallecano: Duel Panas La Liga 2026/27

    Barcelona vs Rayo Vallecano: Duel Panas di La Liga 2026/27

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politics
  • Football
  • BERITA DUNIA
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Travel
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home News

BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen demi Rupiah

CERMIN DUNIA by CERMIN DUNIA
Juni 9, 2026
in News
0
BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen demi Rupiah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen. Keputusan tersebut diumumkan setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) mingguan yang digelar pada 9 Juni 2026 dan menjadi respons atas meningkatnya tekanan terhadap nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kenaikan suku bunga ini dilakukan setelah bank sentral melihat adanya pelemahan nilai tukar rupiah yang lebih besar dibandingkan proyeksi sebelumnya. Selain dipengaruhi oleh gejolak eksternal, kondisi tersebut juga diperparah oleh tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri dan keluarnya aliran modal asing dari pasar keuangan Indonesia.

READ ALSO

Prediksi Tottenham vs Everton: Spurs Bidik Kemenangan Perdana di Premier League

Prediksi Manchester United vs Sabah FK: Setan Merah Wajib Menang

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen di Maret 2023

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi rupiah sekaligus menjaga inflasi agar tetap berada dalam target yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, ketidakpastian global yang dipicu oleh konflik geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah, telah meningkatkan tekanan terhadap berbagai mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Selain menaikkan BI Rate menjadi 5,50 persen, Bank Indonesia juga menyesuaikan suku bunga fasilitas lainnya. Suku bunga Deposit Facility naik menjadi 4,50 persen, sementara Lending Facility meningkat menjadi 6,25 persen. Penyesuaian tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik instrumen keuangan domestik dan mendorong masuknya kembali investasi portofolio asing ke Indonesia.

Rupiah Hadapi Tekanan Global

Dalam evaluasi yang dilakukan sejak RDG bulanan pada Mei 2026, Bank Indonesia mencatat bahwa pergerakan nilai tukar rupiah mengalami tekanan yang lebih kuat dari perkiraan. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik global yang memicu ketidakpastian di pasar keuangan internasional.

Konflik yang terus berlangsung di Timur Tengah telah mendorong investor global untuk mencari aset yang dianggap lebih aman. Akibatnya, terjadi perpindahan dana dari negara berkembang menuju instrumen investasi yang dinilai memiliki risiko lebih rendah. Fenomena ini turut memicu arus keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia.

Di sisi lain, kebutuhan valuta asing di dalam negeri juga meningkat. Permintaan yang tinggi terhadap dolar AS memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah. Dalam situasi seperti ini, Bank Indonesia menilai diperlukan langkah yang lebih kuat untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan memperkuat kepercayaan investor.

Kenaikan suku bunga menjadi salah satu instrumen yang digunakan bank sentral untuk meningkatkan imbal hasil investasi di dalam negeri. Dengan tingkat bunga yang lebih tinggi, aset keuangan Indonesia diharapkan menjadi lebih kompetitif dibandingkan negara lain sehingga mampu menarik kembali minat investor asing.

Strategi Menarik Kembali Modal Asing

Tidak hanya mengandalkan kenaikan suku bunga acuan, Bank Indonesia juga meluncurkan sejumlah kebijakan tambahan untuk meningkatkan daya tarik pasar keuangan nasional. Salah satunya adalah penyesuaian struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada berbagai tenor, mulai dari enam bulan hingga satu tahun.

Kebijakan tersebut bertujuan memberikan imbal hasil yang lebih menarik bagi investor asing yang ingin menempatkan dananya di Indonesia. Dengan tingkat pengembalian yang lebih kompetitif, BI berharap arus modal asing dapat kembali masuk dan membantu memperkuat nilai tukar rupiah.

Selain itu, Bank Indonesia memberikan insentif berupa penurunan biaya swap lindung nilai atau hedging swap bagi investor asing. Kebijakan ini dirancang untuk mengurangi beban biaya investasi sehingga Indonesia menjadi tujuan investasi yang lebih menarik dibandingkan negara lain di kawasan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas pasar keuangan domestik di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.

Menjaga Likuiditas Perbankan

Di tengah upaya memperkuat rupiah, Bank Indonesia juga memastikan bahwa likuiditas di sektor keuangan tetap terjaga. Untuk itu, bank sentral membuka kembali fasilitas lelang repurchase agreement (repo) bagi perbankan dengan berbagai pilihan tenor.

Kebijakan ini memungkinkan bank memperoleh likuiditas tambahan ketika dibutuhkan sehingga aktivitas pembiayaan kepada sektor riil tetap berjalan. Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan uang primer atau M0 tetap berada pada level dua digit guna mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Dengan menjaga likuiditas yang cukup, BI berharap sektor perbankan tetap mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan. Langkah ini menjadi penting karena kenaikan suku bunga sering kali berpotensi menekan aktivitas kredit apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan likuiditas yang memadai.

Operasi Moneter Diperkuat

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas rupiah, Bank Indonesia juga meningkatkan intensitas operasi moneter baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing. Salah satu langkah yang ditempuh adalah meningkatkan frekuensi lelang SRBI menjadi dua kali dalam seminggu.

Di pasar valuta asing, intervensi dilakukan melalui berbagai instrumen, termasuk transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar internasional. Kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran valuta asing sehingga volatilitas nilai tukar dapat dikendalikan.

Penguatan operasi moneter tersebut menunjukkan komitmen Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas pasar di tengah meningkatnya tekanan eksternal yang dapat memengaruhi perekonomian nasional.

Sinergi BI dan Pemerintah

Bank Indonesia menegaskan bahwa stabilitas ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan moneter. Oleh karena itu, koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat agar kebijakan fiskal dan moneter dapat berjalan searah.

Kerja sama dengan Kementerian Keuangan difokuskan pada dua tujuan utama. Pertama, meningkatkan daya tarik instrumen investasi domestik seperti SRBI dan Surat Berharga Negara (SBN). Kedua, memastikan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan tetap terjaga melalui pengelolaan kas pemerintah yang efektif.

Menurut Perry Warjiyo, sinergi yang telah terbangun selama ini akan terus diperkuat agar mampu menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Koordinasi yang erat antara otoritas fiskal dan moneter dianggap penting untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Meski menghadapi tekanan dari berbagai faktor eksternal, Bank Indonesia tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Fundamental ekonomi dinilai masih cukup kuat dengan daya tahan yang baik dalam menghadapi gejolak global.

Namun demikian, langkah antisipatif tetap diperlukan agar stabilitas nilai tukar, inflasi, dan kepercayaan investor dapat terus terjaga. Kenaikan suku bunga yang diputuskan kali ini menunjukkan komitmen BI untuk bertindak cepat dan pre-emptive dalam merespons perubahan kondisi ekonomi.

Ke depan, arah kebijakan Bank Indonesia akan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi global, pergerakan inflasi, serta dinamika pasar keuangan internasional. Dengan kombinasi kebijakan suku bunga, operasi moneter, dan koordinasi fiskal yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

Tags: InflasiModal AsingNilai Tukar RupiahPasar Keuangan

Related Posts

Prediksi Tottenham vs Everton: Duel Sengit di Premier League
News

Prediksi Tottenham vs Everton: Spurs Bidik Kemenangan Perdana di Premier League

September 11, 2026
Prediksi Man United vs Sabah: Setan Merah Wajib Menang
News

Prediksi Manchester United vs Sabah FK: Setan Merah Wajib Menang

September 10, 2026
Barcelona vs Feyenoord: Duel Liga Champions 2026 di Camp Nou
News

Barcelona vs Feyenoord, Duel Menarik Liga Champions 2026 di Camp Nou

September 7, 2026
Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Pilih Bertahan
News

Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Pilih Bertahan di Inter Milan

September 3, 2026
Lecce vs AS Roma 0-4: Malen Jadi Bintang Kemenangan Roma
News

Lecce vs AS Roma 0-4: Donyell Malen Jadi Bintang Kemenangan Giallorossi

September 1, 2026
Barcelona vs Rayo Vallecano: Duel Panas La Liga 2026/27
News

Barcelona vs Rayo Vallecano: Duel Panas di La Liga 2026/27

Agustus 31, 2026
Next Post
Investor dan Pemasok MBG Tagih Kejelasan ke BGN

Investor dan Pemasok MBG Tagih Kejelasan ke BGN

POPULAR NEWS

Manuel Neuer Resmi Pensiun dari Timnas Jerman

Manuel Neuer Resmi Pensiun dari Timnas Jerman

Juli 1, 2026
manchester city vs arsenal

Mampukah Arsenal Memutus Kutukan Manchester City demi Gelar Juara?

April 25, 2026
Mantan PM Qatar Dorong Pembentukan NATO Teluk Baru

Mantan PM Qatar Dorong Pembentukan NATO Teluk Baru

Mei 12, 2026
Investor dan Pemasok MBG Tagih Kejelasan ke BGN

Investor dan Pemasok MBG Tagih Kejelasan ke BGN

Juni 10, 2026
Ferran Torres Diburu PSG, Barcelona Mulai Terdesak

Ferran Torres Jadi Rebutan Setelah Piala Dunia

Agustus 11, 2026

EDITOR'S PICK

Prediksi Man United vs Sabah: Setan Merah Wajib Menang

Prediksi Manchester United vs Sabah FK: Setan Merah Wajib Menang

September 10, 2026
Atletico Madrid Serius Incar Mohamed Salah Musim Panas Ini

Atletico Madrid Serius Incar Mohamed Salah Musim Panas Ini

Juli 8, 2026
Gempa M7,7 Guncang Flores NTT

Gempa M7,7 Guncang NTT, Peringatan Tsunami Resmi Berakhir

Agustus 15, 2026
MLS Selidiki Inter Miami Usai Transfer Casemiro Jadi Sorotan

MLS Selidiki Inter Miami Usai Transfer Casemiro, Ada Apa di Balik Kepindahan Sang Bintang?

Juli 23, 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • BERITA DUNIA
  • Entertainment
  • Fashion
  • Football
  • KULINER
  • Lifestyle
  • News
  • Politics
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Prediksi Tottenham vs Everton: Spurs Bidik Kemenangan Perdana di Premier League
  • Prediksi Manchester United vs Sabah FK: Setan Merah Wajib Menang
  • Barcelona vs Feyenoord, Duel Menarik Liga Champions 2026 di Camp Nou
  • Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Pilih Bertahan di Inter Milan
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2
  • News
  • Politics
  • Football
  • Lifestyle
  • KULINER
  • BERITA DUNIA
  • Fashion
  • Entertainment
  • Travel

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In