Persija Jakarta berhasil menutup rangkaian persiapan menuju kompetisi musim 2026/2027 dengan hasil meyakinkan. Menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu, 29 Agustus 2026, Macan Kemayoran menang telak dengan skor 4-0.
Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Persija sebelum menjalani pertandingan resmi Super League 2026/2027. Alexander Jeremejeff tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol, sedangkan Kerim Memija menyumbangkan satu gol. Satu gol lainnya tercipta melalui kesalahan pemain Brisbane Roar yang berujung gol bunuh diri.
Setelah pertandingan berakhir, kedua pelatih memberikan tanggapan mengenai jalannya laga. Shin Tae-yong mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya, sementara Michael Valkanis menerima hasil tersebut sebagai bagian dari proses membangun skuad Brisbane Roar.
Shin Tae-yong Puas dengan Penampilan Persija
Shin Tae-yong tidak menyembunyikan rasa puas setelah Persija mengalahkan Brisbane Roar dengan skor telak.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjalankan rencana permainan dengan baik. Menurut Shin, kemenangan bukan satu-satunya hal yang membuatnya senang karena performa tim secara keseluruhan juga menunjukkan perkembangan positif.
Persija tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka mampu membuka keunggulan melalui penalti Alexander Jeremejeff pada menit ke-14. Setelah unggul, Persija tetap berusaha mengontrol pertandingan dan menciptakan beberapa peluang.
Pada babak kedua, permainan Persija semakin efektif. Kerim Memija memperlebar keunggulan sebelum Jeremejeff mencetak gol keduanya. Gol bunuh diri Brisbane pada masa injury time kemudian melengkapi kemenangan menjadi 4-0.
Shin menilai hasil tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi musim baru.
Shin Tae-yong Apresiasi Kerja Keras Pemain
Sebelum pertandingan, Shin Tae-yong memang sudah mengatakan bahwa laga melawan Brisbane Roar akan menjadi kesempatan untuk mengukur sejauh mana persiapan Persija.
Pelatih tersebut sebelumnya mengakui belum memiliki banyak informasi mengenai kekuatan Brisbane Roar. Karena itu, pertandingan di JIS dimanfaatkan sebagai ujian langsung untuk melihat perkembangan taktik, fisik, dan kerja sama tim.
Persija sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Thailand dan memainkan pertandingan uji coba melawan Police Tero serta Chiangrai United. Kedua laga tersebut berakhir dengan kemenangan 2-1.
Menurut Shin, persiapan di Thailand lebih banyak difokuskan pada aspek fisik. Pertandingan menghadapi Brisbane kemudian menjadi kesempatan untuk melihat apakah aspek fisik tersebut sudah dapat diterjemahkan ke dalam permainan yang lebih lengkap.
Hasilnya cukup memuaskan karena Persija mampu mencetak empat gol tanpa kebobolan.
Shin Soroti Perkembangan Tim
Kemenangan 4-0 juga memberikan gambaran mengenai perkembangan Persija di bawah Shin Tae-yong.
Macan Kemayoran mampu menjaga intensitas permainan hingga babak kedua. Setelah hanya unggul 1-0 pada paruh pertama, Persija berhasil menambah tiga gol setelah turun minum.
Hal tersebut menunjukkan bahwa perubahan strategi dan pergantian pemain mampu memberikan dampak.
Meski begitu, kemenangan besar dalam laga pramusim tidak berarti seluruh persoalan Persija telah selesai. Shin masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum pertandingan resmi dimulai.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga sebelumnya menyatakan ingin melihat kondisi Persija secara menyeluruh, mulai dari fisik, taktik, kekuatan tim hingga koordinasi antarpemain.
Michael Valkanis Akui Persija Lebih Siap

Di kubu Brisbane Roar, Michael Valkanis menerima kekalahan tersebut dengan sikap realistis.
Pelatih Brisbane Roar itu sebelumnya sudah memperkirakan bahwa pertandingan menghadapi Persija akan menjadi tantangan berat. Salah satu alasannya adalah perbedaan tahap persiapan kedua tim.
Persija akan segera memulai kompetisi domestik, sedangkan musim A-League Brisbane Roar baru dimulai beberapa minggu kemudian.
Valkanis menyebut Persija berada dalam kondisi persiapan yang lebih maju. Karena itu, pertandingan melawan Macan Kemayoran menjadi kesempatan bagi Brisbane untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan tingkat kesiapan lebih tinggi.
Komentar tersebut menunjukkan bahwa Valkanis tidak melihat pertandingan hanya berdasarkan skor akhir.
Bagi Brisbane Roar, laga di Jakarta merupakan bagian dari proses persiapan menuju musim baru.
Brisbane Roar Sedang Membangun Skuad Baru
Michael Valkanis memiliki pekerjaan besar untuk membentuk Brisbane Roar yang kompetitif pada musim 2026/2027.
Skuad Brisbane mengalami banyak perubahan dibandingkan musim sebelumnya. Sejumlah pemain baru didatangkan sehingga tim membutuhkan waktu untuk membangun chemistry.
Valkanis sebelumnya menyampaikan bahwa Brisbane sedang membentuk tim yang benar-benar baru. Karena itu, pertandingan menghadapi Persija menjadi salah satu sarana untuk mengetahui sejauh mana para pemain mampu bekerja sebagai sebuah kesatuan.
Kondisi tersebut juga menjadi alasan mengapa hasil pertandingan tidak dapat dinilai hanya dari kemenangan atau kekalahan.
Brisbane sebelumnya juga menghadapi Dewa United dalam tur pramusim di Indonesia dan kalah 0-4. Setelah menghadapi Persija, mereka akan kembali ke Australia untuk melanjutkan persiapan sebelum kompetisi A-League dimulai.
Persija Tampil Lebih Efektif
Jika melihat jalannya pertandingan, Persija memang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Brisbane sebenarnya sempat memberikan perlawanan pada babak pertama. Bahkan tim Australia tersebut beberapa kali menciptakan peluang dan mampu menguasai bola setelah tertinggal.
Namun, Persija memiliki penyelesaian akhir yang lebih baik.
Jeremejeff menjadi pemain paling menonjol. Penyerang anyar asal Swedia tersebut mencetak dua gol dalam debutnya bersama Persija di hadapan pendukung klub.
Gol pertama lahir melalui tendangan penalti, sedangkan gol kedua tercipta pada awal babak kedua.
Performa tersebut tentu menjadi kabar positif bagi Shin Tae-yong menjelang dimulainya kompetisi resmi.
Debut Jeremejeff Jadi Sorotan
Salah satu cerita menarik dari pertandingan tersebut adalah penampilan Alexander Jeremejeff.
Pemain baru Persija itu langsung menunjukkan ketajamannya. Dua gol yang dicetaknya membuat Jeremejeff menjadi pemain yang paling banyak dibicarakan setelah pertandingan.
Kehadirannya memberikan opsi baru bagi lini depan Persija.
Shin Tae-yong tentu berharap produktivitas tersebut dapat berlanjut ketika Persija mulai menjalani pertandingan resmi.
Namun, sang pelatih tetap perlu memastikan Jeremejeff memiliki koneksi yang baik dengan pemain lain. Dalam pertandingan resmi, pertahanan lawan kemungkinan akan memberikan tekanan yang lebih besar.
Kekalahan Tidak Membuat Valkanis Panik
Kekalahan 0-4 tentu bukan hasil yang diinginkan Brisbane Roar.
Namun, Valkanis memiliki alasan untuk tidak terlalu panik.
Brisbane sedang berada dalam fase pembangunan skuad dan masih memiliki waktu untuk memperbaiki berbagai kelemahan. Selain itu, Persija berada dalam tahap persiapan yang lebih matang karena kompetisi domestik Indonesia akan segera dimulai.
Bagi Brisbane, pertandingan ini justru dapat menjadi bahan evaluasi.
Lini pertahanan perlu memperbaiki koordinasi, sementara lini depan harus lebih efektif ketika mendapatkan peluang.
Brisbane Roar sendiri menyebut laga melawan Persija sebagai bagian dari tur pramusim mereka di Indonesia. Pertandingan tersebut juga menjadi momen bersejarah karena Persija dan Brisbane merupakan klub bersaudara di bawah kepemilikan Bakrie Group.
Persija Dapat Modal Positif
Bagi Persija, kemenangan telak ini menjadi penutup pramusim yang sangat positif.
Macan Kemayoran berhasil mencatat sejumlah kemenangan selama masa persiapan. Sebelum menghadapi Brisbane, Persija juga menang atas Police Tero dan Chiangrai United di Thailand dengan skor identik 2-1.
Kemenangan atas Brisbane dengan margin empat gol menjadi hasil terbesar dalam rangkaian persiapan tersebut.
Namun, Shin Tae-yong tentu tidak boleh terlena.
Pertandingan resmi akan memberikan tekanan berbeda. Persija akan menghadapi Borneo FC pada laga pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, pada 5 September 2026.
Komentar Kedua Pelatih Menunjukkan Kondisi Berbeda
Komentar Shin Tae-yong dan Michael Valkanis setelah pertandingan memperlihatkan dua kondisi yang berbeda.
Shin melihat kemenangan sebagai bukti perkembangan Persija sekaligus hasil kerja keras pemain selama masa persiapan.
Sementara itu, Valkanis memandang pertandingan dari sisi pembangunan tim. Brisbane belum berada pada tahap persiapan yang sama dengan Persija sehingga kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum kompetisi dimulai.
Dengan demikian, skor 4-0 memang memberikan keuntungan psikologis bagi Persija, tetapi Brisbane masih mempunyai waktu untuk memperbaiki skuadnya.
Kesimpulan
Persija Jakarta berhasil mengalahkan Brisbane Roar dengan skor 4-0 dalam laga uji coba internasional di JIS. Alexander Jeremejeff mencetak dua gol, Kerim Memija satu gol, sementara satu gol lainnya berasal dari gol bunuh diri pemain Brisbane.
Shin Tae-yong mengaku puas dengan penampilan Persija dan mengapresiasi kerja keras para pemain. Bagi Shin, pertandingan tersebut menjadi ujian penting untuk melihat perkembangan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Di sisi lain, Michael Valkanis mengakui bahwa Persija berada dalam kondisi persiapan yang lebih matang. Brisbane masih membangun skuad baru dan memiliki waktu lebih panjang sebelum memasuki musim A-League.
Kemenangan 4-0 menjadi modal berharga bagi Persija, tetapi Shin Tae-yong masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan performa positif tersebut dapat berlanjut ketika Macan Kemayoran memasuki kompetisi resmi.





















