Pertandingan Nottingham Forest vs Leeds United kembali menjadi perhatian pencinta sepak bola Inggris. Hanya beberapa hari setelah bertemu pada pekan pertama Premier League 2026/2027, kedua tim kembali berhadapan di City Ground pada putaran kedua Carabao Cup.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026. Duel ini menarik karena kedua kesebelasan masih sangat dekat dengan pertemuan sebelumnya, sehingga masing-masing pelatih memiliki gambaran cukup jelas mengenai kekuatan dan kelemahan lawan.
Pertemuan pertama menghasilkan kemenangan tipis Leeds United. Gol tendangan bebas Anton Stach pada menit ke-88 memastikan Leeds membawa pulang tiga poin dari City Ground sekaligus memberikan kekalahan dalam pertandingan debut Oliver Glasner sebagai pelatih Nottingham Forest.
Leeds United Punya Modal Kemenangan
Leeds datang ke pertandingan Carabao Cup dengan kepercayaan diri tinggi. Pada pertandingan Premier League, tim asuhan Daniel Farke mampu mengalahkan Forest 1-0 melalui situasi bola mati.
Kemenangan tersebut memiliki arti penting bagi Leeds karena pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama menggunakan pendekatan tiga bek dan tidak banyak menghasilkan peluang bersih.
Anton Stach akhirnya menjadi pembeda melalui tendangan bebas pada penghujung pertandingan. Gol tersebut sekaligus membuat Leeds mencatat kemenangan liga pertama mereka di City Ground sejak 1972.
Hasil itu menjadi modal psikologis bagi Leeds ketika kembali ke stadion yang sama hanya tiga hari kemudian.
Namun, pertandingan piala tentu memiliki situasi berbeda. Daniel Farke kemungkinan harus mempertimbangkan rotasi pemain karena jadwal pertandingan yang padat. Kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan pemain pelapis untuk menunjukkan kemampuan dan memperebutkan posisi utama.
Nottingham Forest Berusaha Bangkit

Bagi Nottingham Forest, pertemuan kedua menjadi kesempatan untuk memberikan respons setelah kekalahan di pertandingan pembuka Premier League.
Oliver Glasner baru memulai pekerjaannya sebagai pelatih Forest. Pelatih asal Austria tersebut datang dengan reputasi sebagai pelatih yang mengandalkan sistem tiga bek dan pressing agresif.
Forest sendiri memasuki musim baru setelah mengalami musim sebelumnya yang penuh pergantian pelatih. Tim tersebut finis di posisi ke-16 Premier League musim lalu sehingga stabilitas menjadi salah satu target utama pada musim 2026/2027.
Kekalahan dari Leeds tentu bukan awal ideal. Namun, performa Forest dalam pertandingan tersebut tidak sepenuhnya buruk. Mereka mampu menjaga pertandingan tetap seimbang hingga menit-menit akhir sebelum kesalahan di lini belakang memberikan peluang bagi Leeds mencetak gol.
Glasner kini mempunyai kesempatan melakukan evaluasi dengan cepat.
Masalah Lini Depan Forest
Salah satu pekerjaan rumah Nottingham Forest adalah meningkatkan efektivitas serangan.
Pada pertandingan Premier League melawan Leeds, Forest kesulitan menciptakan peluang berkualitas. Chris Wood sempat mendapatkan kesempatan, tetapi tidak mampu memanfaatkannya menjadi gol. Kondisi tersebut menunjukkan Forest masih membutuhkan ketajaman lebih baik di depan gawang.
Situasi tersebut juga menjadi alasan mengapa aktivitas Forest di bursa transfer masih menarik perhatian.
Forest dikabarkan sedang melakukan negosiasi untuk mendatangkan penyerang Chelsea, Liam Delap. Kehadiran striker baru diharapkan dapat memberikan opsi tambahan bagi Glasner di lini depan.
Jika transfer tersebut terealisasi, persaingan di lini serang Forest akan semakin menarik.
Leeds Memiliki Skuad yang Lebih Kompetitif
Leeds United juga melakukan sejumlah perubahan menjelang musim baru. Beberapa pemain baru langsung mendapatkan kepercayaan dalam pertandingan pembuka Premier League.
James Trafford, Tarik Muharemovic, dan Harry Wilson termasuk pemain baru yang tampil dalam laga melawan Forest. Trafford bahkan berhasil mencatatkan clean sheet pada debutnya.
Kehadiran pemain baru tersebut memberikan tambahan kualitas sekaligus memperkuat kedalaman skuad Leeds.
Di lini depan, Dominic Calvert-Lewin menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu memberikan kontribusi gol. Leeds juga memiliki sejumlah pemain kreatif yang dapat membantu membongkar pertahanan Forest.
Duel Taktik Glasner dan Farke
Pertandingan ini juga menjadi duel menarik antara dua pelatih yang sama-sama mengenal sistem tiga bek.
Pada pertandingan Premier League sebelumnya, baik Glasner maupun Farke menggunakan formasi tiga bek. Pola tersebut membuat pertandingan berlangsung cukup seimbang dan kedua tim memiliki ruang yang terbatas untuk melakukan penetrasi dari tengah.
Dalam pertemuan kedua, perubahan strategi bisa menjadi pembeda.
Forest kemungkinan akan berusaha tampil lebih agresif karena bermain di kandang. Glasner perlu menemukan cara untuk membuat timnya lebih efektif ketika memasuki sepertiga akhir lapangan.
Sementara itu, Leeds dapat mengandalkan permainan transisi dan bola mati. Keberhasilan Stach mencetak gol melalui tendangan bebas pada pertemuan pertama menjadi bukti bahwa situasi set piece dapat menjadi senjata penting.
Pemain yang Patut Diperhatikan
Anton Stach menjadi salah satu nama yang patut diperhatikan. Gelandang Leeds tersebut baru saja menjadi pahlawan kemenangan timnya melalui gol tendangan bebas.
Selain Stach, James Trafford juga menarik perhatian setelah mencatatkan clean sheet pada debutnya. Penampilan penjaga gawang baru Leeds tersebut memberikan sinyal positif bagi lini belakang tim.
Di kubu Forest, Chris Wood tetap menjadi pemain penting. Pengalaman dan kemampuan duel udara penyerang asal Selandia Baru tersebut dapat menjadi senjata Forest, terutama ketika tim bermain langsung.
Morgan Gibbs-White juga menjadi pemain yang penting bagi kreativitas Forest. Namun, kondisi terbarunya perlu diperhatikan karena ia dilaporkan mengalami masalah lutut dan diragukan untuk pertandingan Carabao Cup melawan Leeds.
Prediksi Nottingham Forest vs Leeds United
Pertandingan diperkirakan kembali berlangsung ketat. Kedua tim baru saja bertemu sehingga faktor kejutan kemungkinan tidak terlalu besar.
Leeds memiliki keuntungan psikologis setelah memenangkan pertemuan sebelumnya. Mereka juga sudah mengetahui bagaimana cara meredam permainan Forest.
Namun, Nottingham Forest mempunyai motivasi besar untuk membalas kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Pergantian pemain dan strategi juga dapat membuat pertandingan piala berjalan berbeda dibandingkan laga Premier League.
Jika Forest mampu memperbaiki efektivitas serangan, peluang mereka untuk menang cukup terbuka. Sebaliknya, Leeds bisa kembali mengandalkan organisasi pertahanan serta bola mati.
Prediksi pertandingan kali ini adalah Nottingham Forest 1-1 Leeds United, dengan pertandingan berpotensi ditentukan melalui babak tambahan atau adu penalti jika regulasi kompetisi mengharuskannya.
Carabao Cup Jadi Kesempatan Kedua Forest
Pertandingan ini bukan sekadar laga piala biasa bagi Nottingham Forest. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Glasner untuk mendapatkan kemenangan pertamanya bersama klub.
Kemenangan akan memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri skuad setelah kalah pada pertandingan pembuka liga. Sebaliknya, apabila Leeds kembali menang, posisi Daniel Farke akan semakin positif setelah mengawali musim dengan hasil sempurna melawan Forest.
Bagi Leeds, Carabao Cup juga dapat menjadi kompetisi yang memberikan kesempatan kepada pemain pelapis untuk mendapatkan menit bermain.
Karena pertandingan berlangsung hanya beberapa hari setelah duel Premier League, kemampuan kedua pelatih mengatur kebugaran pemain akan menjadi salah satu faktor penting.
Kesimpulan
Nottingham Forest vs Leeds United kembali menyajikan pertandingan menarik hanya beberapa hari setelah pertemuan pertama mereka di Premier League 2026/2027.
Leeds memiliki keunggulan setelah menang 1-0 melalui gol tendangan bebas Anton Stach pada menit ke-88. Sementara itu, Nottingham Forest membawa motivasi untuk membalas kekalahan sekaligus mencari kemenangan pertama di bawah Oliver Glasner.
Duel Carabao Cup di City Ground ini diperkirakan berjalan ketat. Forest memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, sedangkan Leeds mempunyai kepercayaan diri setelah meraih kemenangan pada pertemuan sebelumnya.
Dengan kedua tim yang memiliki kualitas relatif berimbang, pertandingan berpotensi kembali ditentukan oleh detail kecil, terutama efektivitas bola mati, kesalahan individu, dan kemampuan memanfaatkan peluang.





















