Real Madrid akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada pertandingan pembuka fase liga UEFA Women’s Champions League 2026/27. Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menarik pada matchday pertama karena mempertemukan dua klub besar Eropa yang sudah beberapa kali berhadapan di kompetisi kontinental.
Laga Real Madrid vs PSG dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 22 September 2026 di Estadio Alfredo Di Stéfano, Madrid. Kick-off dijadwalkan pukul 21.00 CEST atau sekitar 02.00 WIB pada Rabu, 23 September. Real Madrid juga telah mengonfirmasi bahwa pertandingan tersebut menjadi laga kandang pertama mereka pada fase liga musim ini.
Pertandingan ini menjadi pertemuan keenam kedua tim di UEFA Women’s Champions League. Catatan pertemuan sebelumnya menunjukkan PSG memiliki sejarah kuat ketika menghadapi Real Madrid, meski Los Blancas akhirnya mampu meraih kemenangan dalam pertemuan terakhir mereka musim lalu.
Real Madrid Membawa Modal Positif
Real Madrid memasuki pertandingan dengan catatan yang cukup baik di kompetisi Eropa. UEFA mencatat mereka hanya mengalami tiga kekalahan dalam 14 pertandingan Eropa terakhir, dengan sembilan kemenangan dan dua hasil imbang.
Di kandang sendiri, catatan Real Madrid juga cukup kuat. Mereka memenangkan sembilan dari 12 pertandingan terakhir di kompetisi UEFA, dengan satu hasil imbang dan dua kekalahan. Statistik tersebut menjadi modal penting ketika mereka harus menghadapi PSG pada laga pembuka.
Perjalanan Real Madrid menuju fase liga musim ini juga harus melewati babak kualifikasi. Mereka menyingkirkan Ajax dengan agregat 4-1, setelah menang 2-0 pada pertandingan tandang dan 2-1 di kandang.
Dengan keberhasilan tersebut, Real Madrid menjadi satu-satunya klub yang selalu mencapai fase grup atau fase liga melalui jalur kualifikasi dalam enam edisi kompetisi sejak format tersebut diperkenalkan pada 2021/22.
PSG Ingin Mengubah Catatan Buruk di Fase Liga
PSG datang ke Madrid dengan misi memperbaiki catatan mereka di fase grup atau fase liga Liga Champions Wanita.
Menurut data UEFA, PSG belum memenangkan tujuh pertandingan fase grup atau fase liga terakhir mereka. Rinciannya adalah tiga hasil imbang dan empat kekalahan.
Lebih menarik lagi, PSG selalu gagal memenangkan pertandingan pembuka dalam tiga kampanye Liga Champions Wanita terakhir. Dalam tiga laga tersebut, klub asal Paris itu bahkan tidak mencetak gol.
Meski demikian, catatan tersebut tidak menggambarkan keseluruhan sejarah PSG di kompetisi Eropa. Mereka pernah mencapai final Liga Champions Wanita sebanyak dua kali, yakni pada 2015 dan 2017.
PSG juga sempat mencatat enam penampilan beruntun di perempat final antara musim 2018/19 hingga 2023/24. Setelah tersingkir pada babak kualifikasi musim 2024/25, performa mereka kembali mengalami tantangan ketika hanya finis di posisi ke-17 fase liga musim lalu dengan catatan dua imbang dan empat kekalahan.
Rekor Pertemuan Masih Memihak PSG
Pertemuan Real Madrid dan PSG selalu menghadirkan cerita menarik.
Dalam empat pertandingan pertama mereka, Real Madrid belum pernah meraih kemenangan. PSG menang 4-0 dan 2-0 pada fase grup musim 2021/22. Kedua tim kemudian bermain imbang tanpa gol di Madrid sebelum PSG menang 2-1 di Paris pada fase grup 2022/23.
Namun, situasinya berubah pada musim lalu.
Real Madrid akhirnya mendapatkan kemenangan pertama atas PSG dengan skor 2-1 di Prancis pada matchday kedua fase liga. Naomie Feller mencetak gol pembuka Madrid dalam pertandingan tersebut, sementara Rasheedat Ajibade menjadi pencetak gol PSG.
Menariknya, Feller kini sudah bergabung dengan PSG. Artinya, pemain yang pernah mencetak gol untuk Real Madrid ketika menghadapi klub Paris tersebut kini menjadi bagian dari lawan mereka.
Sementara itu, Sara Däbritz juga memiliki cerita tersendiri. Pemain yang kini membela Real Madrid tersebut pernah mencetak gol untuk PSG ketika kedua klub pertama kali bertemu di kompetisi Eropa.
Performa Terkini Kedua Tim
Menjelang pertandingan, kedua klub memiliki modal berbeda dari kompetisi domestik.
Real Madrid meraih kemenangan 3-1 atas Valencia pada 20 September 2026 di Liga F. Sebelumnya, mereka juga menang 2-0 atas Deportivo La Coruña dan bermain imbang 0-0 melawan Eibar.
Di kompetisi Eropa, Real Madrid juga berhasil melewati Ajax dengan agregat 4-1 pada babak kualifikasi. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa Madrid datang ke laga pembuka setelah menjalani beberapa pertandingan kompetitif.
PSG juga mendapatkan hasil positif sebelum bertandang ke Madrid. Mereka menang 1-0 atas Nantes pada 19 September dalam kompetisi domestik Prancis.
Sebelumnya, PSG menang 2-0 atas Strasbourg dan Lens. Mereka juga melewati Eintracht Frankfurt pada babak kualifikasi Liga Champions Wanita dengan agregat 6-2.
Dengan demikian, kedua tim sama-sama memasuki pertandingan dengan hasil positif dalam beberapa laga terakhir.
Lineth Beerensteyn Jadi Pemain yang Patut Diperhatikan
Salah satu pemain yang mendapatkan sorotan dari UEFA adalah Lineth Beerensteyn.
Penyerang asal Belanda tersebut telah mencatat 69 penampilan di Women’s Champions League dan UEFA Women’s Cup. Jika kembali bermain menghadapi PSG, ia akan menyamai rekor Jill Roord sebagai pemain Belanda dengan jumlah penampilan terbanyak di kompetisi tersebut.
Kehadiran Beerensteyn menjadi salah satu bagian penting dalam lini serang Real Madrid. Pengalaman panjangnya di kompetisi Eropa dapat menjadi modal bagi Madrid ketika menghadapi PSG yang memiliki pengalaman serupa di level internasional.
Di sisi lain, PSG memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang terbiasa menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi. Pertarungan lini tengah dan kemampuan kedua tim memanfaatkan peluang diperkirakan menjadi bagian penting dari jalannya pertandingan.
Format Baru Membuat Setiap Poin Penting
Real Madrid dan PSG kini harus beradaptasi dengan format baru Women’s Champions League.
Musim 2026/27 merupakan edisi kedua kompetisi menggunakan sistem fase liga dengan 18 tim. Tidak ada lagi pembagian grup tradisional. Semua klub ditempatkan dalam satu klasemen dan masing-masing memainkan enam pertandingan menghadapi enam lawan berbeda.
Setiap klub memainkan tiga pertandingan kandang dan tiga pertandingan tandang. Setelah enam matchday selesai, empat tim teratas langsung lolos ke perempat final.
Sementara klub yang finis di posisi kelima hingga ke-12 harus menjalani play-off untuk memperebutkan empat tiket tambahan menuju perempat final. Tim yang berada di posisi ke-13 sampai ke-18 langsung tersingkir dari kompetisi.
Situasi tersebut membuat pertandingan pertama menjadi penting bagi kedua tim. Setiap poin dapat berpengaruh terhadap posisi akhir klasemen dan jalur menuju babak gugur.
Jadwal Berat Menanti Real Madrid
Setelah menghadapi PSG, Real Madrid akan menjalani jadwal yang cukup menantang dalam fase liga.
Pada 1 Oktober, mereka akan bertandang ke markas Manchester City. Kemudian pada 28 Oktober, Madrid kembali menghadapi lawan berat dengan mengunjungi Bayern Munich.
Setelah itu, Real Madrid dijadwalkan menjamu Paris FC dan Inter Milan sebelum menutup fase liga dengan pertandingan tandang menghadapi Roma pada 16 Desember 2026.
Artinya, duel melawan PSG menjadi awal dari rangkaian pertandingan melawan sejumlah klub besar Eropa.
PSG juga memiliki jadwal yang tidak ringan. Setelah bertandang ke Madrid, mereka akan menjamu OH Leuven, kemudian menghadapi Manchester City di Inggris, Bayern Munich di Paris, Chelsea di London, dan Juventus pada pertandingan terakhir fase liga.
Duel Pembuka yang Sarat Cerita
Pertandingan Real Madrid vs PSG memiliki sejumlah cerita yang membuat laga ini menarik untuk disaksikan.
Ada sejarah panjang pertemuan kedua klub, perubahan kekuatan dalam beberapa musim terakhir, serta kisah sejumlah pemain yang pernah memperkuat kedua tim. Selain itu, kedua klub sama-sama membutuhkan awal yang baik dalam format fase liga yang membuat setiap pertandingan memiliki pengaruh terhadap klasemen.
Real Madrid memiliki catatan kandang Eropa yang kuat dan berhasil mengalahkan PSG pada pertemuan terakhir. PSG, di sisi lain, memiliki sejarah panjang di Liga Champions Wanita dan datang setelah melewati babak kualifikasi dengan kemenangan agregat atas Frankfurt.
Pertandingan di Alfredo Di Stéfano pun menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memulai perjalanan menuju fase gugur dengan hasil positif.
Dengan kick-off pada 22 September malam waktu Spanyol, perhatian sepak bola wanita Eropa akan tertuju ke Madrid. Real Madrid dan PSG akan kembali bertemu dalam panggung Liga Champions Wanita, kali ini dengan target yang sama: mengawali fase liga 2026/27 dengan hasil maksimal.





















