• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Minggu, September 20, 2026
CERMIN DUNIA
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    Marseille vs PSG: Duel Panas Le Classique Ligue 1 2026

    Marseille vs PSG: Le Classique Kembali, Duel Panas di Vélodrome

    Manchester City vs Sunderland: Duel Panas Premier League

    Manchester City vs Sunderland: Duel Premier League di Etihad Stadium

    AS Roma vs Inter Milan: Duel Sengit di Puncak Serie A

    AS Roma vs Inter Milan: Duel Sengit Dua Pemuncak Klasemen Serie A

    Prediksi Juventus vs NEC: Jadwal dan Skor Europa League

    Prediksi Juventus vs NEC Nijmegen: Jadwal, Kondisi Tim dan Skor Europa League

    Barcelona vs Racing Santander

    Barcelona vs Racing Santander: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Pertandingan LaLiga

    Prediksi Liverpool vs Tottenham: Duel Sengit di Anfield

    Prediksi Liverpool vs Tottenham Hotspur: Duel Sengit di Anfield

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politics
  • Football
  • BERITA DUNIA
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Travel
  • News
    Marseille vs PSG: Duel Panas Le Classique Ligue 1 2026

    Marseille vs PSG: Le Classique Kembali, Duel Panas di Vélodrome

    Manchester City vs Sunderland: Duel Panas Premier League

    Manchester City vs Sunderland: Duel Premier League di Etihad Stadium

    AS Roma vs Inter Milan: Duel Sengit di Puncak Serie A

    AS Roma vs Inter Milan: Duel Sengit Dua Pemuncak Klasemen Serie A

    Prediksi Juventus vs NEC: Jadwal dan Skor Europa League

    Prediksi Juventus vs NEC Nijmegen: Jadwal, Kondisi Tim dan Skor Europa League

    Barcelona vs Racing Santander

    Barcelona vs Racing Santander: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Pertandingan LaLiga

    Prediksi Liverpool vs Tottenham: Duel Sengit di Anfield

    Prediksi Liverpool vs Tottenham Hotspur: Duel Sengit di Anfield

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politics
  • Football
  • BERITA DUNIA
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Travel
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home News

Sengketa Rumah Lee Kuan Yew Berakhir, Pemerintah Singapura Ambil Alih 38 Oxley Road

CERMIN DUNIA by CERMIN DUNIA
Agustus 2, 2026
in News
0
Sengketa Rumah Lee Kuan Yew Berakhir, Diambil Pemerintah

Sengketa Rumah Lee Kuan Yew Berakhir, Diambil Pemerintah

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perselisihan panjang mengenai rumah mendiang pendiri Singapura, Lee Kuan Yew, akhirnya memasuki babak akhir. Setelah hampir satu dekade menjadi sumber konflik di dalam keluarga Lee sekaligus perdebatan publik di Singapura, pemerintah resmi mengambil alih rumah bersejarah di 38 Oxley Road. Langkah tersebut menandai berakhirnya sengketa yang selama bertahun-tahun melibatkan anak-anak Lee Kuan Yew mengenai masa depan rumah yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi negara tersebut.

Keputusan pemerintah ini sekaligus mengakhiri ketidakpastian mengenai status rumah yang selama puluhan tahun menjadi kediaman Lee Kuan Yew. Selain menjadi tempat tinggal keluarga, bangunan tersebut juga memiliki arti penting dalam perjalanan politik Singapura karena menjadi lokasi berbagai pertemuan awal yang melahirkan Partai Aksi Rakyat (People’s Action Party/PAP), partai yang kemudian memimpin pembangunan negara sejak masa awal kemerdekaan.

READ ALSO

Marseille vs PSG: Le Classique Kembali, Duel Panas di Vélodrome

Manchester City vs Sunderland: Duel Premier League di Etihad Stadium

Sengketa Bermula Setelah Lee Kuan Yew Wafat

A view of an empty guard post outside former Prime Minister Lee Kuan Yews Oxley Road residence in Singapore June 14, 2017. REUTERS/Edgar Su

Perdebatan mengenai rumah di Oxley Road mulai mencuat setelah Lee Kuan Yew meninggal dunia pada 2015. Dalam wasiat terakhirnya, ia menyampaikan keinginan agar rumah tersebut dibongkar setelah tidak lagi ditempati anggota keluarga. Menurut Lee, rumah itu tidak perlu dijadikan monumen karena ia tidak menginginkan kultus terhadap dirinya.

Namun, keinginan tersebut berbenturan dengan pandangan pemerintah yang menilai rumah itu memiliki nilai sejarah nasional. Perbedaan tafsir mengenai isi wasiat akhirnya berkembang menjadi konflik terbuka di antara ketiga anak Lee Kuan Yew, yakni Lee Hsien Loong, Lee Hsien Yang, dan Lee Wei Ling.

Konflik Keluarga Jadi Sorotan Publik

Perselisihan keluarga Lee tidak hanya berlangsung secara internal, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat Singapura dan media internasional. Pada 2017, Lee Hsien Yang dan mendiang Lee Wei Ling secara terbuka menuduh kakak mereka, Lee Hsien Loong, menggunakan pengaruh politiknya untuk mempertahankan rumah tersebut agar tidak dibongkar.

Di sisi lain, Lee Hsien Loong membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan kepentingan nasional mengingat rumah itu merupakan bagian penting dari sejarah berdirinya Singapura modern. Perdebatan itu bahkan sempat dibahas dalam sidang parlemen dan menjadi salah satu isu politik paling sensitif dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Akhirnya Mengambil Alih

Rumah Bapak Pendiri Singapura, Lee Kuan Yew, yang terletak di 38 Oxley Road, Singapura, saat difoto pada 17 Juni 2017.

Setelah melalui berbagai kajian dan proses hukum, pemerintah Singapura akhirnya mengambil alih kepemilikan rumah tersebut. Keputusan ini secara efektif mengakhiri sengketa keluarga yang telah berlangsung hampir sembilan tahun.

Pemerintah menyatakan pengambilalihan dilakukan demi melindungi nilai sejarah situs tersebut. Rumah di 38 Oxley Road dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan kemerdekaan Singapura dan layak dipertahankan sebagai bagian dari warisan nasional.

Dari Rumah Tinggal Menjadi Warisan Nasional

Sebelum pengambilalihan dilakukan, pemerintah telah menetapkan kawasan 38 Oxley Road sebagai situs yang memiliki nilai sejarah tinggi. Langkah tersebut membuka jalan bagi pelestarian rumah yang sebelumnya masih menjadi milik keluarga Lee.

Meski demikian, pemerintah juga menegaskan bahwa privasi keluarga tetap dihormati. Sejumlah bagian rumah yang bersifat pribadi tidak akan dijadikan ruang pamer sebagaimana kondisi saat Lee Kuan Yew masih tinggal di sana. Pendekatan ini diambil untuk menyeimbangkan kepentingan pelestarian sejarah dengan penghormatan terhadap keinginan keluarga.

Simbol Sejarah Singapura

Rumah di 38 Oxley Road bukan sekadar bangunan tua. Di ruang bawah tanah rumah tersebut, para tokoh yang kemudian mendirikan Partai Aksi Rakyat pernah mengadakan berbagai pertemuan penting pada era 1950-an. Dari tempat itulah berbagai gagasan mengenai masa depan Singapura mulai dirumuskan hingga akhirnya negara tersebut meraih kemerdekaan dan berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi dunia.

Karena nilai sejarah tersebut, banyak kalangan menilai rumah itu layak dipertahankan sebagai pengingat perjalanan panjang pembangunan Singapura. Di sisi lain, sebagian pihak tetap berpendapat bahwa keinginan pribadi Lee Kuan Yew seharusnya menjadi pertimbangan utama.

Akhir Sengketa, Awal Babak Baru

Dengan selesainya proses pengambilalihan, perhatian kini beralih pada rencana pemerintah terhadap masa depan kawasan tersebut. Otoritas Singapura diperkirakan akan menyusun konsep pelestarian yang tetap menjaga nilai historis rumah tanpa menghilangkan penghormatan terhadap pesan yang pernah disampaikan Lee Kuan Yew mengenai kesederhanaan dan penolakannya terhadap pengkultusan tokoh.

Berakhirnya sengketa ini juga diharapkan menutup salah satu konflik keluarga paling terkenal dalam sejarah politik modern Singapura. Meski meninggalkan berbagai perdebatan, keputusan pemerintah memberikan kepastian mengenai status rumah yang selama bertahun-tahun menjadi simbol perselisihan sekaligus bagian penting dari sejarah bangsa.

Penutup

Kasus rumah Lee Kuan Yew menunjukkan bahwa warisan sejarah sering kali tidak hanya berkaitan dengan bangunan fisik, tetapi juga menyangkut nilai, pesan, dan kepentingan generasi berikutnya. Di satu sisi terdapat keinginan pribadi pendiri bangsa, sementara di sisi lain muncul kebutuhan negara untuk menjaga situs yang dianggap memiliki arti besar bagi perjalanan sejarah nasional.

Dengan berakhirnya sengketa 38 Oxley Road, Singapura kini memasuki fase baru dalam mengelola salah satu aset sejarah paling penting di negara tersebut. Keputusan itu diharapkan menjadi titik akhir konflik keluarga sekaligus awal bagi pelestarian sejarah yang dapat dinikmati generasi mendatang.

Tags: 38 Oxley Roadberita SingapuraLee Hsien LoongLee Hsien YangLee Kuan Yewrumah Lee Kuan Yewsejarah Singapurasengketa keluarga LeeSingapurawarisan Lee Kuan Yew

Related Posts

Marseille vs PSG: Duel Panas Le Classique Ligue 1 2026
News

Marseille vs PSG: Le Classique Kembali, Duel Panas di Vélodrome

September 20, 2026
Manchester City vs Sunderland: Duel Panas Premier League
News

Manchester City vs Sunderland: Duel Premier League di Etihad Stadium

September 19, 2026
AS Roma vs Inter Milan: Duel Sengit di Puncak Serie A
News

AS Roma vs Inter Milan: Duel Sengit Dua Pemuncak Klasemen Serie A

September 18, 2026
Prediksi Juventus vs NEC: Jadwal dan Skor Europa League
News

Prediksi Juventus vs NEC Nijmegen: Jadwal, Kondisi Tim dan Skor Europa League

September 17, 2026
Barcelona vs Racing Santander
News

Barcelona vs Racing Santander: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Pertandingan LaLiga

September 16, 2026
Prediksi Liverpool vs Tottenham: Duel Sengit di Anfield
News

Prediksi Liverpool vs Tottenham Hotspur: Duel Sengit di Anfield

September 15, 2026
Next Post
Marcus Rashford Jadi Rebutan Barcelona dan Aston Villa 2026

Marcus Rashford Jadi Rebutan Barcelona dan Aston Villa pada Bursa Transfer 2026

POPULAR NEWS

Manuel Neuer Resmi Pensiun dari Timnas Jerman

Manuel Neuer Resmi Pensiun dari Timnas Jerman

Juli 1, 2026
manchester city vs arsenal

Mampukah Arsenal Memutus Kutukan Manchester City demi Gelar Juara?

April 25, 2026
Mantan PM Qatar Dorong Pembentukan NATO Teluk Baru

Mantan PM Qatar Dorong Pembentukan NATO Teluk Baru

Mei 12, 2026
Investor dan Pemasok MBG Tagih Kejelasan ke BGN

Investor dan Pemasok MBG Tagih Kejelasan ke BGN

Juni 10, 2026
Chelsea Juara Indonesia Super Cup 2026 Usai Hancurkan Milan

Chelsea Tampil Perkasa di Indonesia Super Cup 2026

Agustus 9, 2026

EDITOR'S PICK

Hari Damai Aceh ke-21: Pemerintah dan Korban Konflik

Hari Damai Aceh ke-21 Diwarnai Kericuhan, Pemerintah Minta Perdamaian Tetap Dijaga

Agustus 16, 2026
Prancis vs Maroko 2-0: Les Bleus Lolos ke Semifinal Piala Dunia

Prancis vs Maroko 2-0: Les Bleus Lolos ke Semifinal Piala Dunia

Juli 10, 2026
Jerman Tersingkir Dramatis, Paraguay Ukir Kejutan Besar

Jerman Tersingkir Dramatis, Paraguay Ukir Kejutan Besar

Juni 30, 2026

What It’s Really Like To Have Dinner with Best Burger In New York

Desember 27, 2025

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • BERITA DUNIA
  • Entertainment
  • Fashion
  • Football
  • KULINER
  • Lifestyle
  • News
  • Politics
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Marseille vs PSG: Le Classique Kembali, Duel Panas di Vélodrome
  • Manchester City vs Sunderland: Duel Premier League di Etihad Stadium
  • AS Roma vs Inter Milan: Duel Sengit Dua Pemuncak Klasemen Serie A
  • Prediksi Juventus vs NEC Nijmegen: Jadwal, Kondisi Tim dan Skor Europa League
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2
  • News
  • Politics
  • Football
  • Lifestyle
  • KULINER
  • BERITA DUNIA
  • Fashion
  • Entertainment
  • Travel

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In