Bursa transfer musim panas 2026 kembali menghadirkan kejutan besar. Cristian Romero semakin dekat dengan pintu keluar Tottenham Hotspur setelah klub asal London tersebut mencapai kesepakatan dengan Atletico Madrid untuk transfer bek tengah asal Argentina tersebut.
Kabar terbaru menyebut Tottenham dan Atletico Madrid telah mencapai kesepakatan prinsip dengan nilai paket transfer sekitar €40 juta atau £34,2 juta, termasuk bonus. Dalam kesepakatan tersebut, Tottenham juga disebut mendapatkan klausul penjualan kembali sebesar 15 persen apabila Romero kembali dijual Atletico Madrid pada masa mendatang.
Transfer ini sekaligus mengakhiri perjalanan Romero bersama Tottenham setelah lima musim. Bek yang akrab dengan julukan “Cuti” tersebut sebelumnya menjadi salah satu pemain penting sekaligus kapten Spurs.
Atletico Madrid Sudah Lama Mengincar Romero
Ketertarikan Atletico Madrid terhadap Cristian Romero bukan kabar yang muncul secara tiba-tiba. Klub yang dilatih Diego Simeone tersebut disebut sudah lama mengagumi karakter permainan bek Argentina itu.
Romero dianggap memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan Atletico. Ia dikenal agresif dalam duel, berani melakukan tekel, kuat ketika berhadapan dengan penyerang lawan, serta mempunyai kemampuan memainkan bola dari lini belakang.
Kebutuhan terhadap bek tengah baru semakin besar karena Atletico ingin memperkuat pertahanan setelah musim sebelumnya mengalami sejumlah masalah di sektor tersebut. Laporan AS menyebut Atletico kebobolan 81 gol dalam 61 pertandingan pada musim lalu, sehingga kedatangan Romero diharapkan dapat memberikan stabilitas tambahan di lini belakang.
Simeone juga melihat Romero sebagai pemain yang bisa langsung memainkan peran penting. Ia bukan sekadar diproyeksikan sebagai pelapis, tetapi berpotensi menjadi salah satu pemimpin pertahanan baru Los Colchoneros.
Nilai Transfer Cristian Romero

Salah satu hal yang paling menarik dari kesepakatan ini adalah nilai transfernya.
Tottenham dikabarkan menerima paket sekitar €40 juta, termasuk sejumlah tambahan berdasarkan performa atau pencapaian tertentu. Sky Sports menyebut nilai tersebut berada di kisaran £34,2 juta dan kesepakatan juga memasukkan klausul 15 persen bagi Tottenham dari penjualan Romero pada masa depan.
Nilai tersebut cukup menarik jika melihat status Romero sebagai pemain penting Tottenham sekaligus kapten klub.
Romero sebenarnya masih memiliki kontrak bersama Spurs hingga 2029. Namun, situasi transfer musim panas ini membuat Tottenham bersedia membuka jalan bagi sang bek untuk meninggalkan London apabila mendapatkan tawaran yang sesuai.
Sebelumnya, Romero juga sempat dikaitkan dengan Inter Milan dan Arsenal. Namun, Atletico Madrid akhirnya berada di posisi terdepan dan berhasil mencapai kesepakatan dengan Tottenham.
Mengapa Tottenham Melepas Kaptennya?
Kepergian Romero tentu menimbulkan pertanyaan. Tottenham kehilangan salah satu bek terbaiknya sekaligus pemain yang dipercaya mengenakan ban kapten.
Namun, keputusan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kualitas sang pemain. Tottenham memasuki fase baru bersama Roberto De Zerbi dan sedang melakukan penataan skuad.
Romero juga menjalani musim 2025/26 yang cukup berliku. Menurut laporan The Guardian, ia mendapatkan empat kali hukuman skorsing sepanjang musim tersebut. Situasi tersebut menjadi salah satu bagian dari dinamika yang membuat masa depannya di Tottenham semakin tidak pasti.
Di sisi lain, Spurs telah memperkuat kedalaman skuadnya dalam bursa transfer. Klub juga memperpanjang kontrak Micky van de Ven selama lima tahun, memberikan indikasi bahwa pemain Belanda tersebut tetap menjadi bagian penting dari rencana pertahanan Tottenham.
Dengan demikian, Tottenham tampaknya siap memasuki era baru di lini belakang tanpa Romero.
Perjalanan Romero Bersama Tottenham
Romero bergabung dengan Tottenham pada 2021 setelah sebelumnya bermain untuk Atalanta di Serie A. Awalnya, transfer tersebut dilakukan dengan skema peminjaman yang disertai opsi pembelian sebelum akhirnya Tottenham mempermanenkan sang pemain.
Selama memperkuat Spurs, Romero berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini pertahanan. Kemampuan bertahannya membuat ia mendapatkan tempat di tim utama, sementara karakter agresifnya menjadikan Romero sebagai pemain yang sering terlibat dalam duel keras.
Dalam lima musim, Romero mencatat 124 penampilan dan 12 gol untuk Tottenham menurut data yang dikutip Sky Sports.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya datang dari sektor pertahanan. Romero juga beberapa kali mampu memberikan ancaman melalui situasi bola mati maupun pergerakan ketika membantu serangan.
Namun, gaya bermainnya yang agresif juga menjadi salah satu aspek yang perlu dikontrol. Ia tercatat telah menerima empat kartu merah di Premier League selama kariernya bersama Tottenham.
Apa yang Didapat Atletico Madrid?

Bagi Atletico Madrid, kedatangan Romero berpotensi menjadi investasi penting untuk memperkuat pertahanan.
Simeone dikenal menyukai pemain bertahan dengan karakter kuat, disiplin, dan memiliki keberanian dalam duel. Romero memiliki sejumlah karakter tersebut.
Bek Argentina itu juga memiliki pengalaman di level internasional bersama Timnas Argentina. Pengalaman bermain di pertandingan besar menjadi modal penting ketika ia memasuki lingkungan Atletico yang memiliki tuntutan tinggi.
Laporan dari Spanyol menyebut Romero diproyeksikan menjadi pemain inti sekaligus salah satu pemimpin baru di lini pertahanan Atletico. Ia juga disebut akan mendapatkan kontrak selama lima tahun atau hingga 2031.
Jika transfer tersebut rampung sesuai rencana, Atletico akan mendapatkan bek tengah yang sudah matang secara pengalaman dan terbiasa menghadapi tekanan tinggi.
Tantangan Baru di La Liga
Meski mempunyai reputasi besar di Premier League, Romero tetap menghadapi tantangan baru di Spanyol.
La Liga memiliki karakter permainan yang berbeda dibanding Premier League. Permainan dengan penguasaan bola dan kombinasi pendek yang lebih dominan membuat kemampuan Romero dalam membangun serangan dari lini belakang akan semakin diuji.
Di Atletico, ia juga harus beradaptasi dengan sistem pertahanan Simeone. Kemampuan membaca permainan, menjaga posisi, serta berkomunikasi dengan rekan setim akan menjadi faktor penting.
Jika mampu beradaptasi dengan cepat, Romero bisa menjadi salah satu pemain kunci Atletico pada musim 2026/27.
Dampak Transfer bagi Tottenham
Bagi Tottenham, kehilangan Romero merupakan keputusan besar. Namun, dana transfer sekitar €40 juta memberikan ruang bagi klub untuk kembali melakukan investasi di bursa transfer.
Spurs sendiri sudah mengeluarkan dana besar untuk memperkuat skuad. Salah satu transfer terbesarnya adalah Sandro Tonali, yang didatangkan dengan nilai sekitar £92,5 juta. Tottenham juga sedang melakukan sejumlah perubahan lain dalam skuadnya.
Artinya, kepergian Romero kemungkinan menjadi bagian dari restrukturisasi yang lebih besar.
Tottenham kini harus memastikan lini pertahanan tetap kompetitif. Kehadiran Van de Ven dan pemain bertahan lainnya akan menjadi semakin penting, sementara De Zerbi harus menemukan kombinasi yang tepat untuk menggantikan peran Romero.
Bursa Transfer Semakin Menarik
Transfer Cristian Romero memperlihatkan bagaimana bursa transfer musim panas 2026 terus menghadirkan perpindahan pemain besar antarklub top Eropa.
Atletico Madrid mendapatkan pemain yang sudah berpengalaman di Premier League dan level internasional. Tottenham, di sisi lain, memperoleh dana untuk melanjutkan pembangunan skuad di bawah pelatih baru.
Bagi Romero sendiri, transfer ini menjadi kesempatan untuk membuka babak baru dalam kariernya. Setelah lima tahun di Inggris, bek Argentina tersebut akan mencoba membuktikan kemampuannya di kompetisi Spanyol.
Jika seluruh proses transfer berjalan sesuai rencana, Cristian Romero akan menjadi salah satu wajah baru Atletico Madrid musim 2026/27. Sementara bagi Tottenham, kepergiannya menjadi simbol bahwa klub sedang memasuki fase baru dalam membangun tim.



















