Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir dan menghasilkan 32 tim yang berhak melanjutkan perjalanan ke fase gugur. Persaingan kini memasuki babak yang lebih menegangkan karena setiap pertandingan menjadi penentu nasib tim untuk terus melangkah menuju trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Babak 32 besar akan berlangsung mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Sebanyak 16 pertandingan telah dijadwalkan dan menghadirkan sejumlah duel menarik yang mempertemukan negara-negara unggulan dengan tim kejutan yang tampil impresif sepanjang fase grup.
Pertandingan pembuka akan mempertemukan Afrika Selatan melawan Kanada pada Senin (29/6) pukul 02.00 WIB. Laga tersebut menjadi awal dari rangkaian pertandingan sistem gugur yang dipastikan berlangsung lebih ketat karena tidak ada lagi kesempatan memperbaiki hasil apabila mengalami kekalahan.
Sorotan utama publik sepak bola dunia langsung tertuju pada pertandingan yang digelar sehari setelahnya. Selasa (30/6) akan menjadi salah satu hari paling sibuk di babak 32 besar dengan tiga pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.
Brasil dijadwalkan menghadapi Jepang pada pukul 00.00 WIB. Pertemuan dua tim dengan karakter permainan berbeda ini diperkirakan menjadi salah satu laga paling menarik. Brasil datang sebagai salah satu favorit juara setelah tampil konsisten di fase grup, sementara Jepang kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai kekuatan utama Asia yang mampu bersaing dengan tim-tim elite dunia.
Masih di hari yang sama, Jerman akan menghadapi Paraguay pada pukul 03.30 WIB. Tim Panser berusaha menjaga peluang kembali berbicara banyak di turnamen setelah menunjukkan performa yang cukup meyakinkan selama babak penyisihan.
Sementara itu, Belanda akan berhadapan dengan Maroko pada pukul 08.00 WIB. Duel ini juga diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang fase grup.
Maroko berhasil lolos tanpa menelan kekalahan dan hanya kalah selisih gol dari Brasil dalam perebutan posisi juara grup. Sementara Belanda menunjukkan permainan yang stabil sehingga mampu mengamankan posisi puncak grup mereka.

Memasuki Rabu (1/7), empat pertandingan kembali digelar. Pantai Gading akan menghadapi Norwegia pada pukul 00.00 WIB dalam laga yang juga menjadi perhatian karena mempertemukan dua tim dengan gaya bermain menyerang.
Norwegia akan kembali mengandalkan ketajaman Erling Haaland sebagai ujung tombak. Striker andalan tersebut diharapkan mampu membawa negaranya melangkah lebih jauh di turnamen ini setelah tampil cukup tajam sepanjang fase grup.
Laga berikutnya mempertemukan Prancis melawan Swedia pada pukul 04.00 WIB. Les Bleus tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara berkat kedalaman skuad yang dimiliki serta pengalaman tampil di fase gugur turnamen besar.
Di hari yang sama, Meksiko dijadwalkan menghadapi Ekuador pada pukul 08.00 WIB, sementara Inggris akan menantang Republik Demokratik Kongo pada pukul 23.00 WIB.
Inggris datang dengan modal sebagai juara grup dan berusaha mempertahankan performa positif ketika memasuki fase knockout. Di sisi lain, RD Kongo menjadi salah satu tim yang berhasil mencuri perhatian setelah tampil mengejutkan pada babak penyisihan.
Pertandingan pada Kamis (2/7) juga tidak kalah menarik. Belgia akan menghadapi Senegal pukul 03.00 WIB dalam duel yang mempertemukan dua tim dengan materi pemain berkualitas.
Setelah itu, tuan rumah Amerika Serikat akan berhadapan dengan Bosnia dan Herzegovina pukul 07.00 WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi Amerika Serikat yang berharap dapat melaju hingga babak berikutnya.
Jumat (3/7) menghadirkan salah satu laga paling dinantikan di babak 32 besar, yakni pertemuan Portugal melawan Kroasia pada pukul 06.00 WIB.
Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua negara Eropa yang sama-sama memiliki pengalaman panjang di turnamen internasional.
Portugal harus puas lolos sebagai runner-up grup setelah gagal mengamankan posisi puncak. Hasil tersebut membuat mereka harus menghadapi Kroasia yang memastikan tiket ke fase gugur usai meraih kemenangan penting pada laga terakhir babak grup.
Selain Portugal kontra Kroasia, hari yang sama juga menghadirkan duel Spanyol melawan Austria pada pukul 02.00 WIB serta Swiss menghadapi Aljazair pukul 10.00 WIB.
Babak 32 besar kemudian ditutup pada Sabtu (4/7) dengan tiga pertandingan terakhir.
Australia akan berhadapan dengan Mesir pada pukul 01.00 WIB. Selanjutnya perhatian dunia akan tertuju kepada Lionel Messi yang memimpin Argentina menghadapi Tanjung Verde atau Cape Verde pada pukul 05.00 WIB.
Argentina tampil meyakinkan selama fase grup dengan catatan sempurna sehingga kembali masuk dalam daftar favorit juara. Messi juga masih menunjukkan ketajamannya dengan memimpin daftar pencetak gol sementara.
Pertandingan terakhir babak 32 besar akan mempertemukan Kolombia melawan Ghana pada pukul 08.30 WIB.
Selain persaingan antartim, perebutan gelar pencetak gol terbanyak juga dipastikan semakin menarik. Hingga berakhirnya fase grup, Lionel Messi berada di posisi teratas dengan koleksi enam gol.
Di belakangnya terdapat Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Vinicius Junior, dan Erling Haaland yang sama-sama mengoleksi empat gol. Fase gugur menjadi kesempatan bagi para penyerang tersebut untuk menambah koleksi gol sekaligus membantu tim mereka melangkah lebih jauh.
Berbeda dengan fase grup, babak 32 besar menggunakan sistem gugur. Tim yang kalah langsung tersingkir dari turnamen, sedangkan pemenang akan melanjutkan perjalanan menuju babak 16 besar.
Format tersebut membuat setiap pertandingan diperkirakan berlangsung lebih hati-hati. Tim-tim unggulan tentu ingin menghindari kejutan, sementara negara-negara nonfavorit berusaha menciptakan sejarah dengan menyingkirkan kekuatan besar dunia.
Dengan banyaknya duel antara tim elite dan kejutan dari fase grup, babak 32 besar Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu fase paling menarik sepanjang turnamen. Para pecinta sepak bola pun akan disuguhi pertandingan berkualitas tinggi sejak laga pertama hingga penutup babak ini.





















